Milad Ke-39 SMA Muhammadiyah 1 Weleri
Setelah hampir satu dasawarsa tidak diperingati, Senin 5 januari 2009 SMA Muhammadiyah 1 Weleri memperingati Ulang Tahunnya yang ke-39. Peringatan Ulang Tahun ke-39 ini memiliki makna penting sebagai tonggak bangkitnya komitmen sekolah untuk berbenah. Dengan mengambil tema Menuju Sekolah Unggul, demikian ungkap Kepala Sekolah dalam sambutan peringatan Ulang Tahun kali ini yang dilaksanakan dalam bentuk tasyakuran. Dalam kegiatan itu, beberapa alumni, mantan guru dan tokoh masyarakat di lingkungan sekolah dihadirkan untuk memberikan masukan terhadap kemajuan sekolah. Hadir dalam acara itu beberapa alumni seperti Yusuf Darmawan, S.Pd anggota DPRD Kendal, Teguh Anindityo Mantan Direktur Akper Muhamamdiyah Kendal, serta sejumlah alumni lain. Beberapa alumni yang sedianya menyatakan sekediaan hadir diantaranya Akhmat Suyuti, Ketua DPRD Kendal dan dr. Komariyah pemilik RS Baitul Hikmah Gemuh mendadak ada acara yang tidak dapat ditinggal. Dalam kesempatan itu beberapa alumni meminta agar sekolah meningkatkan mutu dan kualitas lulusan, terutama dalam penguasaan agama sebagai cirri sekolah Muhammadiyah yang merupakan salah sumber daya kader persyarikatan. Sementara Drs. Ahmad Murtadji yang merupakan mantan guru di SMA Muhammadiyah 1 Weleri berharap agar SMA Muhammadiyah dapat memberikan aktivitas kepada siswa sepulang sekolah, sehingga suasana sekolah akan selalu hidup. Sedangkan beberapa tokoh masyarakat di lingkungan sekolah berharap agar masyarakat juga dilibatkan dalam kegiatan sekolah. Selain menggelar tasyakuran, rencananya Ulang Tahun sekolah kali ini akan dilanjutkan dengan Lomba Bola Voly dan Lomba Matematika dan Sains untuk siswa SMP.
Jalan-jalan ke Jogja
Hari ahad, 25 mei 2008 Insya Allah siswa kelas XII dan para guru dan Karyawan SMA Muhammadiyah 1 Weleri akan melaksanakan serangkaian acara perpisahan di Yogyakarta.
Kegiatan akan diawali dengan kunjungan di Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta. Selanjutnya akan dilanjutkan ke Kampus Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Sebagai penutup dan sebagai pelengkap acara akan di tutup ke Malioboro.
Roda Suksesi akhirnya bergulir
Selasa, 6 mei 2008 adalah babak baru dalam sejarah SMA Muhammadiyah 1 Weleri. Sejak Bapak Mugiyarto resmi diangkat sebagai CPNS, tampuk kepemimpinan di SMA ini terasa kosong. Beliau yang ditempatkan di SMP 3 Weleri harus bekerja keras membagi waktu antara kewajiban sebagai kepala sekolah dan CPNS. Pengunduran diri beliau tidak serta merta diterima oleh Majelis DIKDASMEN PDM Kendal mengingat beliau masih harus menandatangani Ijazah kelak.
Namun begitu, selasa kemarin dimulai jam 13.30 wib dilakukan sosialisasi dan penjaringan bakal calon Kepala Sekolah. Acara yang dipandu oleh Tim dari Majelis DIKDASMEN PDM Kendal yaitu Bapak Moch Fatah, Bapak Shodiq dan bapak Slamet. juga dihadiri Ketua PC Muhammadiyah Weleri, Bapak Muh Suud Nasro, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Weleri, bapak Akbarudin, BA, Ketua Majelis Pembina Kader PCM Weleri, Bapak Rubaidi BcHk, dan Ketua PC IPM Weleri.
Acara pertama adalah sosialisasi yang disampaikan oleh Bapak Sodiq yang menyampaikan Qaidah Pemilihan KS hasil Tanfidz terbaru dilanjutkan Tanya jawab. Persyaratan utama adalah muslim, pendidikan minimal S1, GT/DPK, anggota atau simoatisan Muhammadiyah dan berakhlaqul karimah. Selanjutnya setelah shalat Ashar, Pak Fatah selaku Ketua Tim membentuk Formatur penjaringan yang beranggotakan Pak Slamet, Pak Sodiq, Pak Suud, pak Akbar, Pak Rubaidi, Ketua PC IPM Weleri dan Pak Mugiyarto selaku KS dan Pak Amri selaku perwakilan guru. Hasil penjaringan menetapkan 5 balon yang dianggap memenuhi syarat, yaitu :
- Haryanti, S.Pd ( PNS / DPK)
- Sinwan, S.Pd (PNS / DPK )
- Sholikhatun, Dra. ( PNS / DPB )
- Sulaiman, Drs. ( GT )
- Suripto, Drs ( GT )
Selanjutnya dilakukan pemungutan suara untuk memilih 3 dari 5 balon tersebut. Pemungutan suara berlangsung singkat dan dalam suasana yang sangat kondusif. Adapun hasil perolehan suara adalah :
- Haryanti, S.Pd ( PNS / DPK) : 2 suara
- Sinwan, S.Pd (PNS / DPK ) : 18 suara
- Sholikhatun, Dra. ( PNS / DPB ) : 9 suara
- Sulaiman, Drs. ( GT ) : 0 suara
- Suripto, Drs ( GT ) : 2 suara
- Abstain : 1 suara
Karena suara ketiga dan keempat sama, maka dilakukan pemungutan suara untuk menentukan tempat ketiga dan mutlak dimenangkan oleh Ibu haryanti. Sehingga 3 Calon KS yang diusulkan ke Majelis DIKDASMEN PDM Kendal adalah :
- Haryanti, S.Pd ( PNS / DPK) pernah Bendahara Sekolah
- Sinwan, S.Pd (PNS / DPK ) sekarang Waka Ur. Kurikulum
- Sholikhatun, Dra. ( PNS / DPB ) pernah Waka Ur. Humas
Selanjutnya mereka akan mengikuti tes tertulis dan Fit and Proper test yang akan dilakukan oleh Majelis DIKDASMEN PDM Kendal. 1 orang yang terpilih dan dianggap layak oleh Majelis akan dimintakan Persetujuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal untuk selanjutnya dimintakan SK Majelis DIKDASMEN PW Muhammadiyah Jawa Tengah.
Meskipun keluarnya SK masih cukup lama, namun proses itu sudah memunculkan optimisme baru akan terjadinya perubahan di SMA Muhammadiyah 1 Weleri. Pak Sinwan yang pernah menjadi DPK di SMA Muga Yogyakarta sangat diunggulkan dalam pencalonan ini. Visi dan misi beliau adalah membangunkan kembali “singa” SMA Muhammadiyah 1 Weleri yang sekarang sedang tertidur. Ada semangat baru, ada asa baru dan ada keyakinan baru
Aspek Moral Dalam Ujian Nasional
Harus diakui bahwa menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional yang persyaratan lulusnya makin meningkat menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak. Siswa jelas khawatir jangan-jangan dia tidak lulus, pasti kena marah orang tua dan malu dihadapan teman. Orang tua khawatir anaknya tidak lulus, artinya sudah kehilangan sekian juta rupiah dan harga diri sebagai orang tua. Guru khawatir dianggap tidak profesional karena siswanya banyak yang tak lulus. Kepala sekolah pun tentu sangat khawatir karena bisa dianggap tidak bisa memimpin sekolahnya. Bahkan kepala Dinas dan Bupati/walikota sampai menteripun khawatir terhadap kelulusan ujian nasional.
Wajarkah ?
Sebenarnya kekhawatiran yang demikian sangatlah wajar, karena hal ini menunjukkan adanya rasa tanggungjawab. Yang menjadi persoalan adalah cara mensikapi kekhawatiran itu. Kekhawatiran yang disikapi secara positif akan melahirkan tindakan-tindakan positif, sebaliknya kekhawatiran yang disikapi negatif juga akan melahirkan tindakan negatif. Secara psikologis siswa yang khawatir berlebihan terhadap hasil ujian nasional malah bisa kontra produktif. Konsentrasi belajar bisa hilang, gugup menghadapi sesuatu dan bisa diprediksi kalau cara mensikapinya demikian kekhawatiran tidak lulus ujian itu malah akan terwujud benar-benar menjadi tidak lulus. Tindakan-tindakan negatifpun bisa terwujud akibat kekhawatiran yang berlebihan. Banyak kasus yang terungkap bahwa anak menyontek, mencari kunci jawaban ilegal, bahkan membayar joki ujian nasional adalah cara-cara nyata menghadapi ujian dengan kacamata yang negatif. Maksudnya baik dengan cara yang tidak baik.
Dampak negatif yang timbul akan menjadi lebih parah jika cara-cara negatif itu dilakukan oleh guru atau pejabat yang bertanggungjawab di bidang pendidikan. Beberapa kasus pada pelaksanaan ujian tahun-tahun lalu ditemukan kecurangan yang dilakukan oleh guru yang ternyta ada sebagian diantaranya dilakukan sepengetahuan bahkan atas perintah resmi kepala sekolah atau kepala dinas bahkan juga pada beberapa daerah oleh penguasa tertinggi daerah. Dengan alasan menjaga gengsi meningkatkan rata-rata nilai atau rata-rata jumlah kelulusan dan ranking daerah cara-cara haram itu dilakukan.
Dampak moral
Kebijakan yang salah dan cara yang salah mensikapi pelaksanaan ujian nasional dengan melonggarkan pengawasan, mengkondisikan anak untuk bekerja sama atau bahkan memberikan kunci jawaban tidak saja mencoreng pelaksanaan ujian itu sendiri. Lebih jauh jika kita kaitkan dengan tujuan pendidikan yang menekankan pada pembentukan moral dan peningkatan kemampuan peserta didik maka perilaku -perilaku kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional itu justru kontradiktif dengan tujuan pendidikan itu sendiri.
Artinya bahwa jika kecurangan itu sengaja dilakukan maka secara ekstrim dapat dikatakan bahwa secara sengaja kita mengarahkan anak didik kita untuk memiliki moralitas yang bertentangan dengan tujuan pendidikan. Jikapun hasil ujian itu rata-rata nilai maupun kelulusan atau peringkatnya bagus ditingkat propinsi atau nasional itu adalah prestasi semu.
Resikonya memang sudah dapat diprediksi, nilai rata-rata mungkin akan turun atau prosentase kelulusan akan menurun apalagi peringkat tentu tidak bisa dipertahankan. Namun demikian apalah artinya peringkat, dan angka-angka yang tinggi jika ternyata itu semua adalah semu bahkan meracuni anak dan melatih anak sejak dini untuk tidak jujur.
Sekarang tantangan kita adalah ;BERANIKAH KITA SEMUA MELIHAT KENYATAAN INI?
Selamat Jalan Bapak Pembangunan Indonesia

Jendral Besar (Purn) H.M. Soeharto
pada hari Ahad, 27 Januari 2007 jam 13.10 WIB di RSPP Jakarta
Semoga jasa, perjuangan, pengabdian, dan amal baik beliau mendapat balasan berlipat dari ALLAH SWT, dan segala dosa dan kesalahan beliau mendapat ampunan dari NYA, amiin
Sugeng Kundur
Selamat Datang, sugeng kundur kita semua mengucapkan untuk Ibu Siti Khadijah al Hajj yang sejak senin kemarin sudah mulai kembali masuk kerja sepulang menunaikan ibadah haji.
Kita semua, keluarga besar SMA Muhammadiyah Weleri turut berdoa dan berharap, semoga tetap istiqomah menjadi Hajjah yang mabrur.
Road 2 100% Graduate
Hari sabtu dan senin, 19 dan 21 Januari kemarin secara maraton, orang tua/wali siswa kelas XII diundang ke sekolah secara bertahap guna menyamakan visi dan misi menujua kesiapan siswa mengikuti UNAS 2008 yang sudah dalam hitungan hari
Hari Sabtu secara bertahap yang diundang adalah orang tua/wali kelas XII IPA dan XII IPS3. Mereka didudukkan bersama anak-anaknya untuk mebdapat pengarahan dari sekolah yang disampaikan oleh wali kelas masing-masing dan Kepala sekolah. Kemudian hari senin kemarin yang diundang adalah orang tua/wali siswa kelas XII IPS1 dan XII IPS2.
Sekolah menyampaikan kondisi riil yang dihadapi oleh pihak sekolah kepada orang tua/wali terkait dengan sikap siswa yang sebagian masih acuh terhadap UNAS. Sekolah sudah menyiapkan berbagai strategi guna mensukseskan program 100% Graduate diantaranya adalah :
1.Memberikan pelajaran tambahan (les) untuk 6 mapel UNAS mulai hari senin kemarin
2.Mulai maret, siswa kelas XII hanya akan mendapat pelajaran UNAS yang berjumlah 6 mapel
3.Secara terjadwal, siswa akan dibangunkan menggunakan panggilan telepon HP oleh wali kelas masing masing pada jam 3 dini hari untuk menajamkan kekuatan dengan shalat tahajjud.
Wali murid merespon positif semua rencana sekolah, dan mereka sangat apresiatif dan siap mendukung sega kebijakan sekolah terkait dengan upaya menuju 100% Graduate taun ini.
Akhirnya hanya kepada Allah saja kita semua berharap dan memohon pertolongan
Selamat Tahun Baru 1429 H
Keluarga Besar SMA Muhammadiyah 1 Weleri mengucapkan
SELAMAT TAHUN BARU 1429 H
Semoga kita dapat memaknai Hijrah dalam konteks transformasi pendidikan menyongsong paradigma baru pendidikan Indonesia.
Weleri, 1 Muharram 1429 H
Kepala Sekolah
Mugiyarto, S.Pd
Undangan Rapat Bulanan
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Mengharap dengan hormat kehadiran bapak/ibu/saudara Guru/Karyawan SMA Muhamamdiyah 1 Weleri besok pada :
Hari, tanggal : Jum’at, 11 Januari 2008
Waktu : Jam 08.00.WIB – seleisai
Tempat : SMA Muhammadiyah 1 Weleri
Keperluan : Rapat Bulanan
Demikuan undangan ini disampaikan, kemudian atas perhatian dan kehadirannya disampaikan terima kasih.
Wassalaamu’alaikum, Wr. Wb.
Weleri, 7 Januari 2008
Kepala Sekolah
ttd
MUGIYARTO, S.Pd
-
Arsip
- Maret 2009 (2)
- Februari 2009 (1)
- Januari 2009 (2)
- September 2008 (2)
- Juli 2008 (1)
- Mei 2008 (2)
- April 2008 (5)
- Maret 2008 (3)
- Februari 2008 (5)
- Januari 2008 (13)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS