SMA Muhammadiyah 1 Weleri

Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal

Pelantikan KS

Rabu, 16 Juli 2008 akan dilangsungkan Pelantikan dan serah terima jabatan Kepala SMA Muhammadiyah 1 Weleri. Pelantikan akan dilakukan oleh Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Jawa Tengah. Selanjutnya akan dilakukan serah terima jabatan dari pejabat lama, Bapak Mugiyarto, S.Pd kepada pejabat baru Bapak Sinwan, S.Pd Ekop.
Menurut rencana, acara akan dilangsungkan di Kampus SMA Muhammadiyah 1 Weleri mulai jam 09.0 akan dihadiri oleh unsur Komite Sekolah, para Kepala sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Kendal dan semua unsur sekolah.
Semoga pejabat baru kelak dapat membangun kembali kebesaran SMA ini meskipun saat ini sedang mengalami keterpurukan, amiin

14 Juli 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Berita Umum | | No Comments Yet

Roda Suksesi akhirnya bergulir

Selasa, 6 mei 2008 adalah babak baru dalam sejarah SMA Muhammadiyah 1 Weleri. Sejak Bapak Mugiyarto resmi diangkat sebagai CPNS, tampuk kepemimpinan di SMA ini terasa kosong. Beliau yang ditempatkan di SMP 3 Weleri harus bekerja keras membagi waktu antara kewajiban sebagai kepala sekolah dan CPNS. Pengunduran diri beliau tidak serta merta diterima oleh Majelis DIKDASMEN PDM Kendal mengingat beliau masih harus menandatangani Ijazah kelak.

Namun begitu, selasa kemarin dimulai jam 13.30 wib dilakukan sosialisasi dan penjaringan bakal calon Kepala Sekolah. Acara yang dipandu oleh Tim dari Majelis DIKDASMEN PDM Kendal yaitu Bapak Moch Fatah, Bapak Shodiq dan bapak Slamet. juga dihadiri Ketua PC Muhammadiyah Weleri, Bapak Muh Suud Nasro, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Weleri, bapak Akbarudin, BA, Ketua Majelis Pembina Kader PCM Weleri, Bapak Rubaidi BcHk, dan Ketua PC IPM Weleri.

Acara pertama adalah sosialisasi yang disampaikan oleh Bapak Sodiq yang menyampaikan Qaidah Pemilihan KS hasil Tanfidz terbaru dilanjutkan Tanya jawab. Persyaratan utama adalah muslim, pendidikan minimal S1, GT/DPK, anggota atau simoatisan Muhammadiyah dan berakhlaqul karimah. Selanjutnya setelah shalat Ashar, Pak Fatah selaku Ketua Tim membentuk Formatur penjaringan yang beranggotakan Pak Slamet, Pak Sodiq, Pak Suud, pak Akbar, Pak Rubaidi, Ketua PC IPM Weleri dan Pak Mugiyarto selaku KS dan Pak Amri selaku perwakilan guru. Hasil penjaringan menetapkan 5 balon yang dianggap memenuhi syarat, yaitu :

  1. Haryanti, S.Pd ( PNS / DPK)
  2. Sinwan, S.Pd (PNS / DPK )
  3. Sholikhatun, Dra. ( PNS / DPB )
  4. Sulaiman, Drs. ( GT )
  5. Suripto, Drs ( GT )

Selanjutnya dilakukan pemungutan suara untuk memilih 3 dari 5 balon tersebut. Pemungutan suara berlangsung singkat dan dalam suasana yang sangat kondusif. Adapun hasil perolehan suara adalah :

  1. Haryanti, S.Pd ( PNS / DPK) : 2 suara
  2. Sinwan, S.Pd (PNS / DPK ) : 18 suara
  3. Sholikhatun, Dra. ( PNS / DPB ) : 9 suara
  4. Sulaiman, Drs. ( GT ) : 0 suara
  5. Suripto, Drs ( GT ) : 2 suara
  6. Abstain : 1 suara

Karena suara ketiga dan keempat sama, maka dilakukan pemungutan suara untuk menentukan tempat ketiga dan mutlak dimenangkan oleh Ibu haryanti. Sehingga 3 Calon KS yang diusulkan ke Majelis DIKDASMEN PDM Kendal adalah :

  1. Haryanti, S.Pd ( PNS / DPK) pernah Bendahara Sekolah
  2. Sinwan, S.Pd (PNS / DPK ) sekarang Waka Ur. Kurikulum
  3. Sholikhatun, Dra. ( PNS / DPB ) pernah Waka Ur. Humas

Selanjutnya mereka akan mengikuti tes tertulis dan Fit and Proper test yang akan dilakukan oleh Majelis DIKDASMEN PDM Kendal. 1 orang yang terpilih dan dianggap layak oleh Majelis akan dimintakan Persetujuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal untuk selanjutnya dimintakan SK Majelis DIKDASMEN PW Muhammadiyah Jawa Tengah.

Meskipun keluarnya SK masih cukup lama, namun proses itu sudah memunculkan optimisme baru akan terjadinya perubahan di SMA Muhammadiyah 1 Weleri. Pak Sinwan yang pernah menjadi DPK di SMA Muga Yogyakarta sangat diunggulkan dalam pencalonan ini. Visi dan misi beliau adalah membangunkan kembali “singa” SMA Muhammadiyah 1 Weleri yang sekarang sedang tertidur. Ada semangat baru, ada asa baru dan ada keyakinan baru

7 Mei 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Bagian Humas | | No Comments Yet

Hari Bermuhammadiyah Kendal

Hari ini, 27 april 2008 Wakil Bupati Kendal, Ibu Hj Siti Nurmarkesi berkesempatan mencanangkan pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah di lokasi pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl Pahlawan Kendal, tepatnya di sebalah barat kantor Diparta Kendal.

Di hadapan sekitar 7000 warga Muhammadiyah, ibu wabup menyambut gembira atas dibangunnya Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal yang di dalamnya juga akan terdapat Kampus STI Muhammadiyah Kendal dan Akper Muhammadiyah Kendal. Selain itu akan dilengkapi juga dengan Muhammadiyah Trade Cente Kendal. Hal ini menurut Ketua Panitia pembangunan, Bapak Teguh Suhardi adalah untuk meneguhkan kembali semangat dan cita-cita KH Ahmad Dahlan yang selain pendiri Muhammadiyah juga merupakan saud
agar yang sangat sukses. Oleh karenanya Muhammadiyah dalam membangun Gedung Dakwah nanti tidak akan bergantung dari donatur kaya. “Kami tidak butuh orang kaya, tapi kami sangat butuh orang bloboh“, ungkapnya saat memberi sambutan

Pada Kesempatan itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal dalam sambutannya juga mencanangkan Hari ahad itu sebagai hari Bermuhammadiyah Kendal. Direncanakan setiap 3 bulan sekali akan diselanggarakan Hari Bermuhammadiyah dengan mengumpulkan semua kekuatan Muhammadiyah di semua lapisan sambil melihat perkembangan pembangunan gedung dakwah itu.

27 April 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Berita Umum | | No Comments Yet

Ujian Sekolah

Setelah berkutat dengan ketegangan Ujian Nasional, maka selanjutnya siswa kelas XII sma muhammadiyah 1 weleri harus mengikuti ujian ciri khusus dari PW Muhammadiyah Jawa Tengah Majelis Dikdasmen tanggal 25 – 26 april ini.

Selanjutnya, 29 april – 10 mei akan dilakukan ujian praktik. Salah satu materi ujian praktik yang harus diikuti adalah TIK. Materi dan soal ujian praktik TIK dapat dilihat di email masing-masing siswa yang sudah tergabung di milis. Pengerjaan soal ujian praktik TIK tidak dibatasi ruang dan waktu, sehingga siswa dapat mengerjakan dari warnet manapun di seluruh dunia jam berapa pun.

Batas akhir pengerjaan adalah tanggal 20 mei 2008 jam 24.00 wib

25 April 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Bagian Pengajaran | | No Comments Yet

Reuni……

Ada yang tidak biasa di hari sabtu yang lalu. Tepatnya tanggal 12 april 2008. Di tengah penyelenggaraan Ulangan Tengah semester bagi kelas X dan XI beredar undangan reuni yang diselenggarakan oleh para alumni SMA Muhammadiyah 1 Weleri

Di undangan itu tertera nama salah seorang pejabat penting di kabupaten ini yang sekaligus bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan reuni itu. Tidak tahu pasti reuni itu dirancang kapan dan alumnus mana saja yang diundang. Lha wong saya yang tercatat sebagai alumni saja tidak mendapat undangan resmi.

Para guru dan karyawan diundang untuk bersama-sama hadir pada pertemuan itu yang rencanaya juga akan dihadiri oleh alumni yang menjadi anggota dewan di tingkat propinsi.

Hmmm….., sejak awal ada yang mencium bahwa reuni itu bernuansa politis, namun di awal acara aroma itu belum juga terendus. Sampai pada saat setelah kepala sekolah menyampaikan pidatonya, aroma politis itu akhirnya tercium juga.

Salah seorang pejabat penting di kabupaten ini minta restu dan dukungan dari teman-teman alumni serta para guru dan karyawan untuk maju sebagai “kendal 1″. Saat dimintai konfirmasi tentang hal itu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Weleri secara politis menjawab, siapapun kita dukung, apalagi alumni kita, namun biarlah nanti rakyat yang menilai dan memilih. Sekolah sebagai sebuah institusi jelas tidak akan terjebak pada politik praktis dukung mendukung. Apalagi pemilihan bupati masih lama.

14 April 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Berita Umum | | No Comments Yet

Aspek Moral Dalam Ujian Nasional

Oleh Pak Utomo Ka.bid Dikmen Disdikpora Kendal http://utomokdl.blogspot.com/2008/04/aspek-moral-dalam-ujian-nasional.html

Harus diakui bahwa menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional yang persyaratan lulusnya makin meningkat menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak. Siswa jelas khawatir jangan-jangan dia tidak lulus, pasti kena marah orang tua dan malu dihadapan teman. Orang tua khawatir anaknya tidak lulus, artinya sudah kehilangan sekian juta rupiah dan harga diri sebagai orang tua. Guru khawatir dianggap tidak profesional karena siswanya banyak yang tak lulus. Kepala sekolah pun tentu sangat khawatir karena bisa dianggap tidak bisa memimpin sekolahnya. Bahkan kepala Dinas dan Bupati/walikota sampai menteripun khawatir terhadap kelulusan ujian nasional.

Wajarkah ?
Sebenarnya kekhawatiran yang demikian sangatlah wajar, karena hal ini menunjukkan adanya rasa tanggungjawab. Yang menjadi persoalan adalah cara mensikapi kekhawatiran itu. Kekhawatiran yang disikapi secara positif akan melahirkan tindakan-tindakan positif, sebaliknya kekhawatiran yang disikapi negatif juga akan melahirkan tindakan negatif. Secara psikologis siswa yang khawatir berlebihan terhadap hasil ujian nasional malah bisa kontra produktif. Konsentrasi belajar bisa hilang, gugup menghadapi sesuatu dan bisa diprediksi kalau cara mensikapinya demikian kekhawatiran tidak lulus ujian itu malah akan terwujud benar-benar menjadi tidak lulus. Tindakan-tindakan negatifpun bisa terwujud akibat kekhawatiran yang berlebihan. Banyak kasus yang terungkap bahwa anak menyontek, mencari kunci jawaban ilegal, bahkan membayar joki ujian nasional adalah cara-cara nyata menghadapi ujian dengan kacamata yang negatif. Maksudnya baik dengan cara yang tidak baik.
Dampak negatif yang timbul akan menjadi lebih parah jika cara-cara negatif itu dilakukan oleh guru atau pejabat yang bertanggungjawab di bidang pendidikan. Beberapa kasus pada pelaksanaan ujian tahun-tahun lalu ditemukan kecurangan yang dilakukan oleh guru yang ternyta ada sebagian diantaranya dilakukan sepengetahuan bahkan atas perintah resmi kepala sekolah atau kepala dinas bahkan juga pada beberapa daerah oleh penguasa tertinggi daerah. Dengan alasan menjaga gengsi meningkatkan rata-rata nilai atau rata-rata jumlah kelulusan dan ranking daerah cara-cara haram itu dilakukan.
Dampak moral
Kebijakan yang salah dan cara yang salah mensikapi pelaksanaan ujian nasional dengan melonggarkan pengawasan, mengkondisikan anak untuk bekerja sama atau bahkan memberikan kunci jawaban tidak saja mencoreng pelaksanaan ujian itu sendiri. Lebih jauh jika kita kaitkan dengan tujuan pendidikan yang menekankan pada pembentukan moral dan peningkatan kemampuan peserta didik maka perilaku -perilaku kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional itu justru kontradiktif dengan tujuan pendidikan itu sendiri.
Artinya bahwa jika kecurangan itu sengaja dilakukan maka secara ekstrim dapat dikatakan bahwa secara sengaja kita mengarahkan anak didik kita untuk memiliki moralitas yang bertentangan dengan tujuan pendidikan. Jikapun hasil ujian itu rata-rata nilai maupun kelulusan atau peringkatnya bagus ditingkat propinsi atau nasional itu adalah prestasi semu.
Resikonya memang sudah dapat diprediksi, nilai rata-rata mungkin akan turun atau prosentase kelulusan akan menurun apalagi peringkat tentu tidak bisa dipertahankan. Namun demikian apalah artinya peringkat, dan angka-angka yang tinggi jika ternyata itu semua adalah semu bahkan meracuni anak dan melatih anak sejak dini untuk tidak jujur.
Sekarang tantangan kita adalah ;BERANIKAH KITA SEMUA MELIHAT KENYATAAN INI?

14 April 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Bagian Humas | | No Comments Yet

Bocoran Soal UN 2008 Itu… Akhirnya Bocor Juga

Tahun 2008, soal UN bocor lagi. Tahun 2007 dan tahun-tahun sebelumnya, seperti kita tahu dari media massa, soal UN bocor. Bukan hanya soal UN yang bocor tetapi kunci jawabannya. Seorang siswa sempat bingung mendapat sms yang isinya: AABBACDAE… Ternyata itu adalah kunci jawaban soal UN. Yang lebih menarik lagi, kunci jawaban itu tidak 100% benar. Ada sedikit kunci yang sengaja dibuat salah. Jadi bila seorang siswa mengikuti kunci itu, ia tidak akan memperoleh nilai UN 10 bulat tetapi 9 koma. Tahun 2008 tidak tampak perbedaannya.

Beberapa hari lalu saya bertemu dengan orang yang ahli menangani dokumen rahasia. Dia mengatakan bahwa pengamanan dokumen rahasia sangat mahal. Jika UN 2008 ingin lebih aman, tidak bocor, maka diperlukan biaya lima kali lipat dibanding dengan biaya cetak naskah UN sekarang ini. Sementara anggaran pendidikan kita kan terbatas. Akhirnya naskah UN 2008 akan dicetak seperti biasa, dengan anggaran seperti biasa, dengan titik-titik rawan kebocoran seperti biasa.

Tahun lalu fenomena blogging belum segencar sekarang. Saat ini blog dapat menyediakan informasi apa saja dengan penyedia sumbernya anonim (tidak dikenali). Jika terjadi kebocoran UN 2008 maka blog akan memperbesar dampak kebocoran itu. Toh, penulis blog dapat tetap bersembunyi di balik anonimitas. Belum lagi, sekarang banyak tersedia handphone canggih yang dapat mengakses internet. Lebih dahsyat lagi dampaknya.

Saya sendiri tidak setuju dengan bocoran curang. Saya menganjurkan agar para siswa dan guru mencari bocoran cerdik. Bahkan bocoran cerdik ini penting untuk sukses UN, SPMB, dan UMPTN 2008. Untuk mengenali bocoran cerdik atau curang silakan mengunjungi tulisan saya di http://apiqquantum.wordpress.com/2008/03/13/mendapatkan-bocoran-soal-un-2008-spmb-2008-umptn-2008-curang-atau-cerdik/

Saya usul agar pihak yang berwenang (Diknas?) membocorkan soal UN 2008 secara legal dan cerdik. Bocoran legal ini akan mengurangi peluang bocoran curang yang ilegal.

Bukankah bocoran adalah pembodohan? Benar, bila dilakukan secara bodoh.

Tetapi bocoran adalah inti pembelajaran atau pendidikan itu sendiri bila dilakukan dengan benar. Bukankah kita perlu “mencuri” rahasia sukses dari setiap orang yang sukses? Bukankah itu bocoran cerdik? Jepang dapat mengejar kemajuan Amerika dan Eropa dengan cara mencari (lebih tepatnya mencuri) bocoran dari mereka.

Bagaimana cara Diknas agar dapat membocorkan UN 2008 secara cerdik dan legal?

Sampai batas tertentu, Diknas telah membocorkan UN 2008 dengan menyediakan download kisi-kisi dan contoh soal UN. Menurut saya, ini positif. Saya setuju. Diknas perlu melangkah lebih jauh lagi. Bocorkan sekalian soal UN 2008 yang aslinya!?

Misalnya, untuk matematika IPA SMA terdiri dari 40 soal. Bocorkan soal sebanyak 10 kali dari soal itu. Bocorkan 400 soal matematika IPA SMA. Dari 400 soal ini akan dikeluarkan dalam UN 2008, 20 soal sama persis dan 20 soal lagi sedikit bervariasi angkanya.

Siswa akan mati-matian mempelajari 400 soal ini beserta variasinya. Mereka akan belajar sungguh-sungguh. Inilah salah satu bocoran cerdik. Dalam bocoran soal itu tidak perlu dicantumkan opsi pilihan jawaban A, B, C, D, atau E. Sehingga siswa dan guru akan kreatif mencari solusinya sendiri. Mereka juga tidak dapat menghafal kunci jawaban. Satuan atau bentuk akhir jawaban tetap dirahasiakan. Misalnya, jawaban bisa berupa 25% atau ¼ atau 0,25 atau 1:4 atau variasi yang lain. Tampaknya akan menjadi sangat seru!

Bagaimana pendapat Anda?

Salam hangat…
(agus Nggermanto; Pendiri APIQ)

14 April 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Bagian Pengajaran | | No Comments Yet

Siswa Kelas XII Meninggal

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un

Sabtu, 22 maret 2008 sekitar jam 9 malam terjadi  sebuah kecelakaan di dekat SMK Muhammadiyah 3 Weleri yang menelan korban meninggal dan luka serius. Satu-satunya korban meninggal adalah siswa SMA Muhammadiyah 1 Weleri kelas XII IPS 2.

Korban adalah salah satu putra terbaik yang dimiliki sekolah dengan sejumlah prestasi dan kebanggaan. Dan peristiwa itu telah menggagalkan keikutsertaannya dalam Ujian nasional yang tinggal beberapa hari.

Segenap keluarga besar SMA Muhammadiyah 1Weleri turut berduka cita dan berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Junanto. Semoga egala amal bainya mendapat ganjaran yang setimpal di sisi Allah yang Maha Penyayang, dan segala dosa dan kesalahannya mendapat ampunannya, amiin

24 Maret 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Berita Umum | | No Comments Yet

Dari Mas Kwarta

Tuhan 9 Centimeter

oleh: H. Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,

di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok,

duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena,

di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap. Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak, tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, ke mana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
mamnu’ut tadkhiin
, ya ustadz.
laa tasyrabud dukhaan
, ya ustadz.
kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i
.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok. laa taqtuluu anfusakum.

min fadhlik, ya ustadz. 25 penyakit ada dalam khamr. khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi), daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. patutnya rokok diapakan?

tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith
.
mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

jadi ini PR untuk para ulama.
tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan,

para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka. kini mereka berfikir.
biarkan mereka berfikir.
asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba,

pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini

18 Maret 2008 Ditulis oleh msigidhrd | Berita Umum | | No Comments Yet

Pelatihan Internet

Insya Allah jika tidak ada halangan dan aral melintang, mulai 1 maret 2008 selama sebulan setiap sabtu jam 14.00 – 16.00 WIB akan diselenggarakan Pelatihan Internet untuk para guru dan karyawan SMA Muhammadiyah Weleri. Karena keterbatasan tempat dan computer, peserta hanya dibatasi paling banyak 10 orang saja.

Materinya pun barangkali tidak terlalu susah (karena kemampuan saya juga segitu-gitunya), diantaranya tentang pengenalan web browser, search engine, email, milis, YM, dan pembuatan blog. Harapannya adalah para guru dapat memanfaatkan koneksi internet milik jardiknas di sekolah ini. Selain itu, saya juga pingin mengikuti jejak Pak Narto yang berobsesi dengan SSSE (Satu Siswa Satu Email), SSSB (Satu Siswa Satu Blog), SGSE (Satu Guru Satu Email), SGSB (Satu Guru Satu Blog), dan SSSM (Satu Sekolah Satu Milis).

Kegiatan ini sepenuhnya memanfaatkan koneksi internet jardiknas di ruang computer SMA Muhammadiyah Weleri yang menurut pak Gatot dan pak Kwarta memang harus dioptimalkan pemanfaatannya. “Depdiknas sudah bayar internet jardiknas, jangan sampe mubadzir”, kata beliau berdua. Dan semoga kelak tidak ada halangan berarti selama kegiatan ini berlangsung.

Mohon doa’restunya.

27 Februari 2008 Ditulis oleh msigidhrd | ICT news | | No Comments Yet